Batu Chrome Diopside – Asal, Jenis, dan Perawatannya

Gambar Batu Chrome Diopside 01Artikel dibawah ini membahas tentang asal, jenis, dan perawatan batu Chrome Diopside. Jika Anda ingin mengetahui kisaran harga batu ini, Anda bisa melihatnya disini: Harga Batu Chrome Diopside

Batu Chrome Diopside adalah varietas dari Calcium Magnesium Sillicate yang berkualitas permata yang kaya akan Chromium dengan level kejernihan transparan sampai Translucent (tembus cahaya tapi tidak transparan). Batu ini adalah salah satu varietas langka dari Diopside dan termasuk ke dalam keluarga mineral Pyroxene. Diopside terkenal karena warna hijau-hutannya yang atraktif, tapi tergantung pada jejak dan agen pewarnanya, warna batu permata Diopside bisa mencakup berbagai warna yang berbeda, seperti hitam sampai mendekati hitam, ungu-biru yang langka, dan hijau muda kekuningan sampai hijau tua. Batu Chrome Diopside telah diakui secara resmi sebagai bagian dari Diopside, dan merupakan salah satu permata terbaru yang hadir dalam perdagangan permata saat ini. Meskipun relatif baru, batu ini sangat cepat diterima dalam perdagangan permata dan menjadi salah satu batu permata hijau yang paling populer saat ini. Meskipun beredarnya keyakinan luas bahwa batu permata berwarna hijau adalah hal yang umum, batu permata hijau yang terbentuk secara alami seperti batu Chrome Diopside ini sebenarnya tergolong langka.

Dalam jangka waktu yang lama sejak penemuannya pada tahun 1988, batu Chrome Diopside hanya ditemukan pada satu lokasi saja, di Rusia, di sebelah timur Siberia. Tetapi, baru-baru ini deposit lainnya telah ditemukan di berbagai tempat lain di seluruh dunia, terutama Pakistan, yang sekarang dianggap sebagai pemasok signifikan untuk Diopside yang kaya akan Chromium. Ketika pertama kali muncul dalam perdagangan permata di Eropa, para dealer langsung mengagumi warna hijaunya yang menyala dan mulai membanding-bandingkannya dengan batu permata hijau lainnya yang lebih mahal. Kabar pun mulai cepat menyebar bahwa warna batu Chrome Diopside bisa menyaingi Tsavorite Garnet dan Chrome Tourmaline. Kemudian, tak lama setelah jatuhnya Tembok Berlin, Rusia mulai mengekspor batu Chrome Diopside dan mulai membanjiri pasar internasional secara agresif, yang dipasarkan sebagai alternatif yang terjangkau untuk Emerald (Zamrud), Demantoid Garnet, dan Tsavorite Garnet. Sampai dengan hari ini, meskipun kelangkaannya, harga batu Chrome Diopside masih tetap sangat terjangkau.

Pada batu Chrome Diopside, semakin besar ukuran batu, maka warnanya akan semakin gelap. Dalam banyak kasus, batu yang berukuran besar warnanya bisa menjadi gelap sehingga terlihat lebih mendekati hitam. Sayangnya, untuk mencapai warna yang paling diinginkan, batu ini biasanya dipotong facet dengan berat dibawah 2 karat. Setiap batu yang dipotong facet lebih dari 2 karat dengan tetap bisa mempertahankan warna hijau-menengahnya dianggap sangat langka. Kebanyakan Diopside terbentuk sangat buram tidak tembus cahaya dengan sangat sedikit atau tidak ada nilai batu permata sama sekali, tetapi pada kesempatan yang langka, beberapa batu buram atau hitam mungkin akan memiliki efek Chatoyancy (Mata Kucing) atau Asterism (Star atau Bintang) yang dianggap langka dan sangat berharga. Batu seperti ini dalam perdagangan permata dikenal dengan nama Cat’s Eye Diopside dan Star Diopside.

Gambar Batu Chrome Diopside 02

Cara Mengidentifikasi dan Mengenali Batu Chrome Diopside:

Batu Chrome Diopside memiliki formula kimia MgCaSi2O6. Dengan tingkat kekerasan 5 sampai 6 skala Mohs, Chrome Diopside jauh lebih lunak daripada Tsavorite Garnet dan Tourmaline. Melalui pengujian awal, Chrome Diopside dapat dengan mudah dibedakan dengan permata lainnya yang berwarna sama, seperti Emerald (Zamrud). Batu Chrome Diopside dapat didibedakan dengan mineral lainnya melalui komposisi Calcium Magnesium Sillicate-nya, tetapi hanya dapat dibedakan dari sesama jenis Diopside lainnya melalui kehadirannya Chromium. Batu Chrome Diopside juga dapat diidentifikasi melalui struktur kristal Monoclinic-nya, yang bisa membedakannya dengan Tourmaline yang Trigonal, Emerald (Beryl) yang Hexagonal, dan Tsavorite Garnet yang Cubic.

Batu Chrome Diopside diwarnai oleh Chromium dan dapat menampilkan berbagai nuansa warna hijau. Chromium adalah unsur yang juga memberikan warna hijau pada batu Emerald dan warna merah pada batu Ruby (Merah Delima). Warna Chrome Diopside yang paling diinginkan adalah yang hijau-hutan-lebat mirip dengan hijaunya Tsavorite Garnet dan Chrome Tourmaline. Yang berwarna hijau gelap-menengah juga dianggap paling berharga.

Batu Chrome Diopside sering tersedia dalam level kejernihan dan transparansi yang sangat tinggi. Beberapa varietas Diopside secara alami bisa memiliki inklusi seperti Star Diopside, tapi ketika masuk ke jenis batu Chrome Diopside, adanya inklusi biasanya tidak diterima kecuali jika hanya dapat dilihat melalui pembesaran. Ketika dipotong dan dipoles dengan baik, kemilau batu Chrome Diopside bisa terlihat kusam membosankan sampai jernih seperti kaca.

Batu Chrome Diopside tersedia dalam berbagai bentuk, tetapi model potongan yang paling populer adalah Octagon atau segi delapan yang biasanya digunakan pada batu Emerald, oval, dan bulat. Beberapa bentuk facet mewah seperti segitiga, hati, dan bentuk buah pir juga bisa ditemukan tetapi cukup jarang. Hampir semua permata Chrome Diopside akan dipotong lebih kecil daripada jenis permata lainnya, biasanya dengan berat kurang dari 1 karat. Batu Chrome Diopside juga bisa dipotong cabochon, tapi ini sangat jarang dan mungkin hanya pada bahan yang berkualitas rendah saja. Pemotongan facet pada sudut dangkal lebih disukai karena bisa memaksimalkan kecemerlangan dan warnanya.

Batu Chrome Diopside biasanya dibiarkan tetap alami tanpa melalui proses treatment apapun. Batu ini merupakan satu-satunya permata yang tetap dibiarkan alami selama proses produksinya.

Batu Chrome Diopside biasanya juga sering keliru dikenali sebagai Hiddenite, Moldavite, Peridot (Olivine), Emerald, Chrome Tourmaline, dan Idocrase karena kemiripan warna hijaunya.

Gambar Batu Chrome Diopside 03

Lokasi Penambangan Batu Chrome Diopside:

Selama beberapa waktu, batu Chrome Diopside dieksploitasi hanya dari Rusia, yang mayoritasnya ditambang dari Inaglie, daerah terpencil di Siberia Timur. Namun, baru-baru ini deposit kecil telah ditemukan di daerah lain dan Pakistan sekarang adalah salah satu pemasok yang paling signifikan. Diopside berwarna violet biru langka yang dikenal sebagai “Violane” hanya ditemukan di Piedmont, Italia. “Tashmarine Diopside” langka yang berwarna kuning-hijau hanya ditemukan di Tajikistan, Uzbekistan dan Western China. Varietas lain dari Diopside dapat ditemukan di Afghanistan, Austria, China, Finland, India, Madagascar, Myanmar (Burma), Pakistan, South Africa, Sri Lanka, dan New York (United States).

Penggunaannya Sebagai Perhiasan:

Batu Chrome Diopside relatif baru di pasaran, tapi selama beberapa tahun terakhir telah menjadi semakin populer. Batu ini belum menjangkau semua toko perhiasan pada umumnya, tetapi perlahan-lahan menjadi salah satu batu permata hijau yang paling populer karena harganya yang terjangkau. Batu Chrome Diopside memiliki tingkat kekerasan yang relatif rendah, sehingga tidak dianjurkan digunakan pada cincin yang dipakai sehari-hari. Namun, batu ini cukup ideal digunakan sebagai liontin, anting-anting, pin, dan bros. Batu Chrome Diopside juga terlihat sangat menakjubkan ketika diatur dengan emas.

Perawatan Batu Chrome Diopside:

Selalu lepas perhiasan Chrome Diopside sebelum olahraga, melakukan pekerjaan rumah tangga, atau ketika melakukan aktivitas berat lainnya. Seperti kebanyakan batu permata lainnya, hindari penggunaan pembersih ultrasonik dan pembersih uap (Steam Cleaner), dan jangan menggunakan cairan pembersih berbahan kimia keras seperti pemutih atau yang mengandung asam sulfat. Cukup usap atau bersihkan menggunakan sabun ringan atau deterjen dan air hangat dengan kain atau sikat yang lembut.

Ketika menyimpan perhiasan permata Chrome Diopside, selalu letakkan berjauhan dari permata jenis lainnya. Jika memungkinkan, bungkus tersendiri menggunakan kain yang lembut atau letakkan secara terpisah di dalam kotak perhiasan yang berlapis kain untuk mencegah batu bergesekan satu sama lainnya.

Privacy - Contact - GIA (Gemological Institute of America)
Kami tidak menerima jual/beli batu permata, kami hanya menyediakan referensi kisaran harga saja
© 2015-2016 HargaBatu.com - Daftar Harga Aneka Macam Jenis Batu Mulia/Permata/Akik (Gemstones) (2,835 item + 83 artikel)