Batu Diamond (Berlian atau Intan) – Asal, Jenis, dan Perawatannya

Gambar Batu Diamond (Berlian atau Intan) 01Artikel dibawah ini membahas tentang asal, jenis, dan perawatan batu Diamond (Berlian atau Intan). Jika Anda ingin mengetahui kisaran harga batu ini, Anda bisa melihatnya disini: Harga Batu Diamond (Berlian atau Intan)

Batu Diamond (disebut juga Berlian atau Intan) adalah batu permata transparan yang merupakan bentuk kristal dari karbon dan substansi alami yang paling keras di bumi. Batu Berlian tidak hanya berharga dan terkenal karena kekerasannya yang luar biasa, tetapi juga indeks biasnya yang tinggi (kecemerlangan) dan tingkat dispersinya yang juga tinggi. Meskipun Berlian putih bening atau yang tak berwarna merupakan yang paling populer, sedangkan yang berwarna kuning dan coklat (Champagne dan Cognac) sebenarnya adalah yang paling umum dan banyak. Warna lainnya bisa biru, merah muda, merah, hijau, oranye, dan hitam. Batu Berlian berwarna merah sebenarnya adalah salah satu batu permata yang paling langka di dunia, karena warnanya bukan karena adanya jejak kimia seperti pada kebanyakan jenis batu permata berwarna lainnya, melainkan karena hasil dari “cacat” kecil yang unik pada kisi kristalnya.

Nama “Diamond” diambil dari bahasa Yunani, “Adamas”, yang artinya “Tak Terkalahkan”, karena kekerasannya yang paling tinggi. Kualitas fisik batu Berlian dipengaruhi oleh ikatan yang kuat antara kristal transparannya. Setiap atom karbon terhubung dengan empat atom karbon lainnya, yang semuanya menyatu sangat erat. Formasi ini menghasilkan struktur kubik tiga dimensi yang sangat kuat. Pola kristal kubik batu Berlian juga benar-benar simetris, yang memungkinkan untuk membiaskan cahaya ke segala arah dengan kecepatan yang sama (pembiasan tunggal).

Kebanyakan batu Berlian terbentuk pada tekanan dan suhu yang sangat tinggi, biasanya pada kedalaman lebih dari 140 kilometer di dalam mantel bumi. Rata-rata, pembentukan batu Berlian terjadi selama periode 1 sampai 3 milyar tahun, sampai kemudian mereka terangkat keatas bersama dengan erupsi vulkanik dari magma langka yang disebut dengan “Kimberlite”. Kimberlite adalah batuan beku yang juga mengandung banyak mineral lainnya seperti Olivine, Diopside, Calcite, Serpentine, Garnet, dan sejumlah kecil Apatite, serta berbagai mineral mantel bumi atas lainnya. Magma Kimberlite meletus dari ventilasi vulkanik langka yang dikenal sebagai Pipes atau Diatremes (pipa vertikal panjang yang terbentuk ketika “magma berisi gas” memaksa keluar melalui lapisan atasnya).

Gambar Batu Diamond (Berlian atau Intan) 02

Cara Mengidentifikasi dan Mengenali Batu Diamond (Berlian atau Intan):

Batu Berlian dapat dengan mudah diidentifikasi melalui pengujian konduktivitas termal, yang juga merupakan salah satu tes yang paling umum dilakukan saat ini untuk membedakan antara Berlian asli dengan kaca. Batu Berlian adalah salah satu dari beberapa batu permata yang memiliki pembiasan tunggal dan hanya memiliki komposisi karbon saja (sama seperti Graphite). Batu Berlian adalah substansi yang paling keras di bumi (10 skala Mohs) dengan kekuatan potong sekitar 140 kali lebih besar daripada batu Safir (Sapphire) dan batu Merah Delima (Ruby) yang memiliki kekerasan 9 skala Mohs. Batu Berlian memiliki indeks bias dan dispersi yang tinggi. Hal ini sering kali ditiru, tapi tidak ada substansi lain yang dapat menyaingi keunggulan tingkat kekerasannya. Banyak ahli gemologi yang berpengalaman yang bisa mengidentifikasi batu Berlian hanya dengan melihat kemilaunya saja.

Batu Berlian biasanya dikenal tidak memiliki warna atau putih bening, tapi warna yang paling umum sebenarnya adalah kuning dan coklat. Warna keemasan dan kecoklatan berasal dari jejak nitrogen. Yang berwarna kuning dan coklat biasanya disebut sebagai “Champagne Diamond” atau “Cognac Diamond”. Warna Berlian lainnya bisa merah muda, merah, oranye, biru, hijau, abu-abu, dan hitam. Warna biru berasal dari jejak boron, sedangkan warna-warna lainnya adalah hasil dari iradiasi dan dalam beberapa kasus adalah karena cacat pada kisi kristalnya. Sistem penilaian warna yang resmi untuk Berlian putih bening atau tak berwarna sampai yang kuning dan coklat saturasi rendah berkisar mulai dari skala “D” (untuk yang benar-benar putih bening) sampai “Z” (untuk yang kuning muda). Sedangkan warna-warna lainnya menggunakan skala lain yang berbeda.

Batu Berlian menunjukkan kemilau metalik adamantine yang kuat. Meskipun batu Berlian bisa buram atau Opaque (tidak tembus cahaya) sampai transparan, hanya batu yang transparan yang dipotong facet. Kebanyakan Berlian masih dianggap berharga meskipun terlalu banyak “cacatnya”. Pada kenyataannya, hanya sekitar 20% saja dari semua deposit Berlian di Bumi yang bernilai permata. Dan dari 20% tersebut, sebagian besar akan memiliki kecacatan dan inklusi meskipun kecil. Batu Berlian yang tanpa cacat (Flawless) sangat jarang dan langka.

Clarity atu tingkat kejelasan/kejernihan batu Berlian dinilai pada skala yang dipengaruhi oleh faktor ukuran dan visibilitas kecacatannya dan inklusinya, mulai dari “FL” (Flawless atau tanpa cacat) sampai “I3” (inklusi bisa dilihat dengan mata). Meskipun skala penilaian Clarity atau kejernihan ini dianggap resmi, penilaiannya bisa berbeda-beda untuk satu batu tergantung pada siapa yang melakukan penilaian atau di mana batu itu dievaluasi. Tidaklah jarang satu batu memiliki dua nilai yang berbeda oleh dua laboratorium yang berbeda, juga berlaku untuk penilaian potongan dan warna untuk Berlian putih.

Champagne Diamond, Cognac Diamond, dan White Diamond atau Berlian putih bening biasanya tidak melalui proses treatment apapun. Namun, mereka bisa ditingkatkan secara artifisial. Pengeboran laser bisa digunakan untuk menghilangkan inklusi; celah dan retakannya bisa diisi dengan kaca. Warna-warna Fancy (selain putih) bisa terjadi secara alami, namun sebagian besar diproduksi melalui treatment iradiasi atau tekanan dan suhu tinggi. Batu Berlian juga sering ditiru atau dibuat imitasinya. Proses pembuatan Berlian sintesis sangat sulit dan mahal, tapi masih bisa ditemukan di pasaran.

Gambar Batu Diamond (Berlian atau Intan) 03

Lokasi Penambangan Batu Diamond (Berlian atau Intan):

Sekitar setengah dari batu Berlian di dunia berasal dari Afrika Tengah dan Selatan. Tingkat produksinya bervariasi dari tahun ke tahun, tetapi pada tahun 2010, penghasil Berlian teratas adalah Russia, Botswana, Congo, Angola, South Africa, Namibia, Guinea, Ghana, Australia, dan Canada. Ada juga deposit signifikan yang ditemukan di India dan Brazil. Canada juga menjadi sumber komersial utama untuk Berlian putih yang berkualitas.

Penggunaannya Sebagai Perhiasan:

Batu Berlian adalah batu permata yang paling penting saat ini. Pasar Berlian saja bernilai lebih dari 30 milyar Dollar (per tahun 2012), sementara semua batu permata berwarna lainnya jika digabungkan hanya senilai 10 sampai 12 milyar Dollar. Ketika memasuki dunia pengantin dan pertunangan, Berlian adalah permata nomor satu yang akan dijadikan pilihan. Saat ini, ada lebih banyak cincin pertunangan dan cincin kawin yang dibuat dengan menggunakan Berlian daripada batu permata lainnya. Desain perhiasan Berlian populer lainnya bisa berupa gelang, anting-anting, liontin, dan aksesoris pria.

Karena kecemerlangan dan kekerasannya yang luar biasa, batu Berlian bisa dipadukan dengan apa pun. Berlian memiliki Cleavage (kecenderungan kristal untuk pecah terbelah mengikuti struktur kristalnya) yang sempurna, sehingga batu ini bisa dibelah/dipecah hanya dengan satu pukulan, seperti batu Topaz. Oleh karena itu, perawatan ekstra harus diperhatikan ketika mengatur, memoles, atau memotong-ulang Berlian. Berlian adalah salah satu jenis permata yang dijamin akan selalu ada di toko-toko perhiasan lokal, meskipun pilihan dan kualitasnya bisa bervariasi. Banyak orang sekarang lebih memilih membeli Berlian secara online daripada membeli di toko sebagai cara untuk menghemat biaya, tetapi membeli secara online membuat sulit untuk berkonsultasi, menilai, dan membandingkan.

Perawatan Batu Diamond (Berlian atau Intan):

Batu Berlian adalah batu permata yang hanya membutuhkan sedikit perawatan. Mereka dapat dibersihkan dengan menggunakan air sabun biasa dan kain yang lembut. Pembersih ultrasonik umumnya dianggap aman, tetapi tetap berhati-hati ketika menggunakan metode pembersihan ini. Berlian biasanya kebal terhadap reaksi kimia, tapi jangan samakan dengan prong atau penyangga Berlian pada perhiasannya, jadi hindari bahan kimia saat membersihkan perhiasan.

Batu Berlian yang dipotong facet bisa tergores pada suhu yang tinggi, sehingga hindari panas yang ekstrim dan berhati-hati saat menyolder perhiasannya. Selalu simpan Berlian Anda secara terpisah dan berjauhan dari batu permata dan perhiasan lainnya, termasuk dengan sesama Berlian lainnya. Jika memungkinkan, simpan dengan cara membungkusnya dengan kain yang lembut atau letakkan di dalam kotak perhiasan yang berlapis kain. Selalu lepas perhiasan Berlian sebelum olahraga, melakukan pekerjaan rumah tangga, atau aktivitas berat lainnya.

Privacy - Contact - GIA (Gemological Institute of America)
Kami tidak menerima jual/beli batu permata, kami hanya menyediakan referensi kisaran harga saja
© 2015-2016 HargaBatu.com - Daftar Harga Aneka Macam Jenis Batu Mulia/Permata/Akik (Gemstones) (2,835 item + 83 artikel)