Batu Pirus (Turquoise) – Asal, Jenis, dan Perawatannya

Gambar Batu Pirus (Turquoise) 01Artikel dibawah ini membahas tentang asal, jenis, dan perawatan batu Pirus (Turquoise). Jika Anda ingin mengetahui kisaran harga batu ini, Anda bisa melihatnya disini: Harga Batu Pirus (Turquoise)

Batu Pirus adalah nama lokal Indonesia untuk batu permata jenis Turquoise. Batu ini berwarna biru-langit atau hijau, ada yang tembus cahaya dan ada yang tidak. Batu ini telah dihargai sebagai batu permata selama ribuan tahun. Nama “Turquoise” berasal dari bahasa Prancis “Turqueise”, yang artinya “Batu Turki”, karena pertama kali dibawa ke Eropa oleh bangsa Turki. Nama warna Turquoise yang kita kenal juga merujuk pada warna batu permata ini.

Batu Pirus digunakan oleh bangsa Mesir kuno dan Aztec sebagai perhiasan dan batu hias. Topeng dan makam Raja Tutankhamun dihiasi dengan batu ini. Orang Mesir kuno percaya bahwa warna biru adalah simbol regenerasi, sehingga batu ini menjadi sangat berharga karena kepercayaan tersebut selain sebagai dekorasi dan perhiasan. Batu ini juga digunakan oleh penduduk asli Amerika sebagai karya seni dan perhiasan, beberapa di antaranya percaya bahwa batu tersebut mampu menjadi pelindung. Orang Tibet mempercayai batu ini sanggup memberikan penyembuhan.

Gambar Batu Pirus (Turquoise) 02

Cara Mengidentifikasi dan Mengenali Batu Pirus (Turquoise):

Batu Pirus memiliki rumus kimia CuAl6(PO4)4(OH)8·4H2O, dan mudah dikenali melalui warna biru-langitnya yang khas, warna hijau-biru, atau hijau-buah apel, dan kemilaunya yang seperti berlapis lilin. Selain itu, dengan tingkat kekerasan 5 – 6 skala Mohs, batu ini mudah dibedakan dengan batu permata lainnya yang sama seperti batu Bacan (Chrysocolla), Variscite dan Smithsonite. Tingkat kekerasannya ini juga bisa digunakan untuk membedakan Pirus asli dengan tiruan atau sintetis.

Batu Pirus kadang-kadang bercampur dengan Malachite atau Chrysocolla (batu Bacan), yang menyebabkan penampilannya berbintik-bintik biru dan hijau. Pirus yang ditemukan di Amerika Serikat lebih banyak mengandung besi daripada aluminium, sehingga batu tersebut sebenarnya merupakan campuran Pirus dan Chalcosiderite. Karena mengandung besi, warnanya menjadi hijau. Batu yang berwarna biru murni jarang ditemui dan sebagian besar diselingi oleh warna cokelat, abu-abu gelap atau hitam seperti urat nadi, bisa tipis ataupun tebal. Pirus yang memiliki corak urat nadi ini disebut sebagai “Turquoise Matrix” atau Pirus Matrix. Warna Pirus yang paling populer adalah biru-langit, yang juga disebut “Robin’s Egg Blue” (Telur Biru Robin) atau “Persian Blue” (Biru Persia), diikuti oleh hijau-biru atau hijau-buah apel.

Clarity atau tingkat kejelasan batu Pirus mulai dari Opaque (tidak tembus cahaya) sampai Translucent (tembus cahaya tapi tidak transparan), yang tembus cahaya sangat jarang dan langka. Kemilau batu ini seperti berlilin. Kebanyakan batu ini memiliki inklusi matrik urat nadi berwarna abu-abu gelap, cokelat atau hitam. Inklusinya bisa tipis ataupun tebal. Batu Pirus yang paling dicari adalah yang tembus cahaya, murni, tidak ada corak urat nadi. Namun, terkadang yang memiliki corak urat nadi memiliki pola yang menarik yang membuatnya menjadi bernilai tinggi, seperti “Spider Web Turquoise” (juga disebut “Cobweb Turquoise Matrix”) yang memiliki pola seperti jaring laba-laba yang indah.

Batu Pirus termasuk batu yang sangat berpori, sehingga kadang-kadang diresapi dengan polimer, lilin atau plastik untuk meningkatkan warna dan mengeraskan permukaannya. Warna batu ini terkadang juga ditingkatkan dengan minyak atau parafin. Pirus imitasi atau sintetis biasanya dibuat dari Chalcedony atau Howlite yang dicelup warna. “Neolite” adalah Pirus imitasi dengan matrik gelap, yang juga dikenal sebagai “Reese Turquoise”. “Neo Turquoise” adalah Pirus imitasi lain yang juga dengan matrik gelap. “Viennese Turquoise” juga Pirus imitasi. Semua pedagang permata besar pasti dan harus menyatakan treatment yang dilakukan pada batu permata Pirus yang dijualnya, dan harus menginformasikan kepada pembeli apakah batu tersebut natural atau sintetis buatan.

Batu Pirus kadang-kadang disebut sebagai saudaranya Lapis Lazuli karena penampilannya yang mirip. Pirus juga kadang-kadang keliru dikenali sebagai Variscite. Namun, Variscite biasanya lebih hijau. Batu Bacan (Chrysocolla) juga sering keliru dikenali sebagai batu Pirus. Batu Pirus lebih keras dan memiliki kemilau seperti berlilin, sedangkan batu Bacan (Chrysocolla) cenderung memperlihatkan kemilau seperti kaca.

Gambar Batu Pirus (Turquoise) 03

Lokasi Penambangan Batu Pirus (Turquoise):

Tambang batu Pirus yang berkualitas ditemukan di sebelah timur laut Iran. Deposit lain juga ditemukan di Afghanistan, Argentina, Australia, Brazil, China, Israel, Mexico, Tanzania dan United States.

Beberapa varietas dan nama dagang batu Pirus (Turquoise):

  1. Eilat Stone – Campuran Chrysocolla, Turquoise, Malachite, atau mineral tembaga lainnya yang berwarna biru kehijauan yang ditambang dari tambang tembaga di dekat Eilat, Israel.
  2. Kingman Turquoise – Batu Pirus berwarna bagus yang ditambang dari Mineral Park Mine, dekat Kingman, Arizona.
  3. Navajo Turquoise – Batu Pirus yang berasal dari Southwestern United States dengan corak urat nadi berwarna cokelat atau hitam.
  4. Persian Turquoise – Batu Pirus asal Iran yang berkualitas tinggi dan cenderung berwarna biru-langit murni.

Penggunaannya Sebagai Perhiasan:

Batu Pirus populer digunakan sebagai perhiasan oleh beberapa suku dan etnis, terutama oleh penduduk asli Amerika dan Tibet menggunakan perak. Namun, batu ini juga terlihat sama menakjubkan ketika dipasangkan dengan logam mulia berwarna kuning, seperti perhiasan dari Mesir. Warna dingin batu Pirus membuatnya menjadi sempurna digunakan pada musim panas dan para pengrajin perhiasan bisa membuat desain dengan preferensi apapun, mulai dari model untaian atau potongan kecil manik-manik hingga desain yang rumit dan antik. Batu Pirus juga mudah ditemukan pada perhiasan pria seperti cincin dan manset, dan sebagai hiasan aksesoris pria, seperti ikat pinggang kulit.

Perawatan Batu Pirus (Turquoise):

Karena sifatnya yang berpori, batu Pirus harus dirawat dengan tepat untuk mempertahankan warna dan kilaunya. Batu Pirus sensitif terhadap panas. Jika terkena panas 250 derajat Celcius, warna batu ini akan berubah menjadi hijau kusam. Jika terkena sinar matahari langsung berkepanjangan, keringat, minyak, parfum, deterjen atau bahan kimia lainnya, warna pada batu ini juga bisa rusak. Lebih baik lepas cincin Pirus sebelum mencuci tangan atau ketika melakukan pekerjaan rumah tangga lainnya. Selain itu, ketika berpakaian dan berhias disarankan untuk memakai perhiasan Pirus terakhir dan melepasnya pertama kali ketika membuka baju, untuk menghindari paparan hairspray, parfum atau produk kosmetik serupa.

Meskipun masih tergolong keras dengan tingkat kekerasan 5-6 skala Mohs, batu ini lebih lunak daripada kebanyakan batu permata lainnya. Batu permata Pirus harus disimpan secara terpisah dari batu permata lainnya untuk menghindari terjadinya gesekan dan goresan.

Batu Pirus bisa sangat sensitif terhadap tekanan yang kuat, suhu tinggi dan bahan pembersih atau kimia rumah tangga yang keras. Hindari penggunaan bahan pemutih atau yang mengandung asam ketika membersihkannya. Kebanyakan batu Pirus bisa dibersihkan cukup dengan menggunakan air hangat dan sabun, tetapi beberapa batu Pirus yang menggunakan treatment Dyed (batu telah ditambahkan bahan pewarna ke dalam pori-pori atau retakan-retakannya untuk mengubah atau memperkuat warnanya) mungkin akan tidak stabil. Untuk batu yang menggunakan treatment ini, cara yang terbaik adalah menguji terlebih dahulu sebagian kecil area pada batu untuk dibersihkan, untuk memastikan stabilitasnya. Bersihkan batu hanya menggunakan kain yang lembut dan pastikan untuk membilas batu dengan bersih untuk menghilangkan sisa-sisa residu sabun.

Jika dirawat dengan tepat dan hati-hati, perhiasan Pirus bisa bertahan hingga beberapa generasi.

Privacy - Contact - GIA (Gemological Institute of America)
Kami tidak menerima jual/beli batu permata, kami hanya menyediakan referensi kisaran harga saja
© 2015-2016 HargaBatu.com - Daftar Harga Aneka Macam Jenis Batu Mulia/Permata/Akik (Gemstones) (2,835 item + 83 artikel)