Batu Rhodochrosite (Ruby Borneo atau Merah Borneo) – Asal, Jenis, dan Perawatannya

Gambar Batu Rhodochrosite (Ruby Borneo atau Merah Borneo) 01Artikel dibawah ini membahas tentang asal, jenis, dan perawatan batu Rhodochrosite (Ruby Borneo atau Merah Borneo). Jika Anda ingin mengetahui kisaran harga batu ini, Anda bisa melihatnya disini: Harga Batu Rhodochrosite

Batu Rhodochrosite adalah mineral Mangan yang menjadi batu permata menarik karena adanya garis berwarna merah raspberry (frambos) dan merah mudanya yang khas. Karena komposisinya, Rhodochrosite juga disebut sebagai Manganesespar atau Raspberryspar dengan mengacu pada warnanya. Nama Rhodochrosite berasal dari bahasa Yunani, “Rhodokhros”, yang artinya “Berwarna Mawar”. Di Argentina, stalagmit Rodochlorite terbentuk di tambang perak suku Inca yang telah ditinggalkan sejak berabad-abad yang lalu. Kadang-kadang juga disebut “Rosa del Inca” atau “Inca Rose Stone” yang artinya “Batu Mawar Suku Inca”. Suku Inca juga mempercayai bahwa Rhodochrosite adalah darah mantan penguasa mereka yang telah berubah menjadi batu. Di Indonesia, Rhodochrosite biasa disebut dengan nama “Merah Borneo”, atau dengan nama lain yang menyesatkan, “Ruby Borneo”. Kami katakan menyesatkan, karena Ruby dan Rhodochrosite tidaklah sama, dari penampilannya saja bedanya sudah seperti langit dan bumi, belum lagi komposisi kimia dan sifat fisik lainnya. Entah siapa yang memberi nama demikian.

Rhodochrosite terbentuk dalam bentuk agregat dan kristal. Bentuk kristal transparan berwarna merah raspberry sangat langka dan diburu oleh kolektor, tentu harganya sangat mahal. Rhodochrosite adalah batu permata nasional Argentina dan juga mineral dari negara bagian Colorado, karena deposit yang signifikan ditemukan di kedua tempat tersebut.

Gambar Batu Rhodochrosite (Ruby Borneo atau Merah Borneo) 02

Cara Mengidentifikasi dan Mengenali Batu Rhodochrosite:

Batu Rhodochrosite berwarna merah raspberry dan merah muda. Dalam bentuk agregatnya, warna tersebut bergaris dan biasanya dengan pola zig zag atau tanda-tanda unik lainnya. Kristalnya berwarna merah raspberry tapi lebih tua, dan sangat langka. Rhodochrosite mendapatkan warnanya karena adanya unsur Mangan.

Batu ini juga bisa dibedakan dari bahan lain melalui kekerasannya yang bernilai 4 skala Mohs.

Batu Rhodochrosite umumnya buram atau tidak tembus cahaya, meskipun ada kristal transparannya. Ketika dipoles, batu ini memiliki kemilau seperti kaca, berkilau resin, atau berkilau seperti mutiara.

Batu Rhodochrosite biasanya tidak melalui proses treatment apapun untuk meningkatkan kualitas warna atau kemilaunya. Dibiarkan alami mulai dari tambang sampai ke pasar.

Sebagai mineral Mangan, batu Rhodochrosite berhubungan erat dengan Rhodonite, yang merupakan silikat Mangan. Rhodonite memiliki warna kemerahan yang mirip dengan Rhodochrosite, tetapi biasanya memiliki inklusi oksida Mangan berbentuk Dendritic (memiliki bentuk bercabang menyerupai bentuk pohon) berwarna hitam. Sebagai anggota dari kelompok Calcite, Rhodochrosite sangat terkait dengan Smithsonite, Gaspeite, dan Calcite. Penampilan batu Rhodochrosite juga bisa mirip dengan Fire Opal, Tugtupite (juga dikenal sebagai Reindeer Stone), Pink Tourmaline, dan Bustamite.

Gambar Batu Rhodochrosite (Ruby Borneo atau Merah Borneo) 03

Lokasi Penambangan Batu Rhodochrosite:

Deposit batu Rhodochrosite yang paling utama adalah di Argentina. Sumber-sumber lainnya juga bisa ditemukan di Chile, Mexico, Peru, South Africa, dan United States. Kristal Rhodochrosite juga ditemukan di Romania dan Hungary.

Penggunaannya Sebagai Perhiasan:

Warna dan pola menarik dari batu Rhodochrosite menjadikannya sebuah batu permata yang tepat untuk liontin, cincin, dan anting-anting. Untuk cincin yang dipakai sehari-hari, pengaturan yang sifatnya melindungi seperti pengaturan bezel sangat dianjurkan, untuk menghindari terjadinya goresan karena batu Rhodochrosite adalah batu permata yang cukup lunak. Batu ini juga bisa digunakan untuk membuat manik-manik bulat atau kepingan tipis yang indah. Untuk liontin, batu Rhodochrosite bisa dibentuk mewah dengan dilubangi lalu diberi tali. Desain yang modern bisa menggunakan set bezel untuk liontin kalung, anting-anting, atau gelang.

Perawatan Batu Rhodochrosite:

Rhodochrosite adalah batu permata yang cukup lunak, sehingga harus dirawat dengan benar untuk mencegah kerusakan. Karena debu rumah tangga saja banyak mengandung Kuarsa (Quartz), yang memiliki kekerasan 7 skala Mohs, hanya menyeka debu dari batu Rhodochrosite saja bisa menyebabkan goresan. Cara terbaik untuk membersihkan batu permata Rhodochrosite adalah dengan menggunakan air, sabun biasa, dan kain yang lembut. Pastikan untuk membilas dengan bersih untuk menghilangkan residu sabun yang tersisa. Jangan mengekspos Rhodochrosite dengan bahan kimia keras atau panas yang berlebihan. Seperti kebanyakan batu permata lainnya, penggunaan pembersih ultrasonik dan pembersih uap (Steam Cleaner) sangat tidak dianjurkan.

Selalu lepas perhiasan batu permata sebelum berolahraga, melakukan pekerjaan rumah tangga, atau ketika terlibat dalam aktivitas berat lainnya. Batu Rhodochrosite dapat dengan mudah tergores oleh benda keras, sehingga harus disimpan berjauhan dari batu permata lainnya. Cara terbaik menyimpannya adalah dengan membungkusnya dengan kain yang lembut atau meletakkannya di dalam kotak perhiasan yang berlapis kain.

Privacy - Contact - GIA (Gemological Institute of America)
Kami tidak menerima jual/beli batu permata, kami hanya menyediakan referensi kisaran harga saja
© 2015-2016 HargaBatu.com - Daftar Harga Aneka Macam Jenis Batu Mulia/Permata/Akik (Gemstones) (2,835 item + 83 artikel)