Batu Sphene (Titanite) – Asal, Jenis, dan Perawatannya

Gambar Batu Sphene 01Artikel dibawah ini membahas tentang asal, jenis, dan perawatan batu Sphene (Titanite). Jika Anda ingin mengetahui kisaran harga batu ini, Anda bisa melihatnya disini: Harga Batu Sphene (Titanite)

Sphene adalah batu permata berwarna hijau kekuningan, hijau, oranye, atau coklat yang sangat langka dengan kemilau yang sangat berkelas, juga dikenal sebagai “Titanite” karena kandungan Titanium-nya. Nama “Sphene” berasal dari bahasa Yunani, “Sphen”, yang dalam bahasa Inggris berarti “Wedge”, yang menyinggung formasi kristalnya. Karena dispersinya yang kuat, ketika dipotong dengan tepat, Sphene bisa menunjukkan warna kemilau berapi-api mirip seperti Berlian (Diamond).

Batu Sphene telah dikenal sejak tahun 1787 dan diberi nama sesuai dengan konten Titanium-nya (Titanite) pada tahun 1795 oleh Martin Klaproth. Pada tahun 1801, batu ini mulai diberi nama “Sphene” oleh Mineralogis asal Perancis, Rene Just Hauy. Pada tahun 1982, Mineralogical Association Commission on New Minerals and Mineral Names (CNMMN) memutuskan untuk kembali menggunakan nama “Titanite” daripada “Sphene”. Namun, keduanya, baik nama “Sphene” ataupun “Titanite” hingga kini terus diakui di kalangan Mineralogi, dan Sphene adalah istilah Gemology paling sering digunakan.

Gambar Batu Sphene 02

Cara Mengidentifikasi dan Mengenali Batu Sphene (Titanite):

Batu Sphene bisa diidentifikasi melalui kemilaunya yang tinggi, indeks bias yang biasanya melebihi batas standar refractometer, dan berapi-api secara intens disebabkan oleh dispersinya tinggi. Sphene memiliki indeks bias mirip dengan Zircon (Yakut), tetapi bisa dibedakan dari Zircon melalui nilai kekerasannya yang berkisar 5 sampai 5,5 skala Mohs, sedangkan Zircon memiliki kekerasan 6,5 sampai 7,5 skala Mohs.

Sphene bisa berwarna kuning, coklat, hijau, atau kemerahan dan perpaduan antara Cognac (emas). Sphene dengan warna hijau yang intens juga dikenal sebagai “Chrome Sphene”, karena agen pewarnanya menjadi Chromium. “Chrome Sphene” dan Sphene yang berwarna hijau kekuningan adalah yang paling diinginkan. Sphene yang kemerahan mendapatkan warnanya dari jejak Mangan dan kadang-kadang juga disebut sebagai “Greenovite”.

Sphene sangat jarang bebas dari inklusi, dan yang jernih dilihat dengan mata sangatlah jarang. Yang berukuran lebih dari 5 karat juga langka dan sangat berharga. Sphene memiliki kilau Adamantine, yang jika dikombinasikan dengan dispersi tinggi membuatnya menjadi sebuah batu permata yang menarik.

Sphene sering dipotong facet dalam berbagai bentuk untuk memamerkan dispersi tinggi dan kilau Adamantine-nya. Sphene bisa ditemukan dalam berbagai bentuk potongan facet seperti octagon, segitiga, kotak, bulat, dan bentuk-bentuk mewah lainnya, seperti oval atau pir. Sedangkan batu Sphene yang buram tidak tembus cahaya dan yang Translucent (tembus cahaya tapi tidak transparan) sering dipotong cabochon. Proses pemotongan batu Sphene bisa menjadi tantangan bagi Lapidarists (orang yang bertugas memotong permata), karena kelembutannya dan kecenderungan rapuhnya. Tetapi sepadan dengan usahanya, ketika dipotong facet dan dipoles dengan baik, menghasilkan permata yang sangat menakjubkan.

Sphene umumnya tidak melalui proses treatment apapun untuk meningkatkan kualitasnya, meskipun warnanya bisa diubah menjadi merah atau oranye melalui treatment pemanasan. Sebagian besar batu permata Sphene adalah alami dan warna oranye dan kemerahan sudah tersedia secara alami, sehingga tidak ada alasan untuk dilakukan treatment.

Sphene mirip dengan Scapolite, Apatite, dan Quartz (Kuarsa). Namun, Sphene dapat dibedakan melalui indeks biasnya yang lebih tinggi. Sphene memiliki struktur kimia yang mirip dengan Tilasite, Malayaite, dan Fersmantite. Batu permata lainnya yang bisa keliru dikenali sebagai Sphene adalah Chrysoberyl, Dravite, Golden Beryl, Scheelite, Topaz, Zircon, dan Idocrase.

Gambar Batu Sphene 03

Lokasi Penambangan Batu Sphene (Titanite):

Deposit batu Sphene bisa ditemukan di Brazil, Burma (Myanmar), India, Kenya, Madagascar, Mexico, Austria, Sri Lanka (Ceylon), dan United States.

Penggunaannya Sebagai Perhiasan:

Indeks bias yang tinggi, dispersi dan kemilaunya menjadikan Sphene menakjubkan sebagai batu permata. Namun, batu ini adalah batu permata langka yang tidak sering terlihat pada perhiasan. Selain itu, karena kurangnya tingkat kekerasan Sphene, batu ini tidak dianjurkan untuk dikenakan sehari-hari pada cincin atau perhiasan lainnya. Sphene paling baik digunakan untuk anting-anting dan liontin, yang tidak akan beresiko mengalami kerusakan seperti pada cincin atau gelang. Jika Sphene ingin di pasangkan pada cincin atau gelang, pengaturan bezel yang sifatnya melindungi adalah yang terbaik, namun penggunaannya tetap harus hati-hati dan sesekali saja. Sphene bisa menjadi batu permata yang indah untuk anting-anting, liontin, dan bros.

Perawatan Batu Sphene (Titanite):

Batu Sphene tidak cukup keras, sehingga harus dilakukan perawatan dengan tepat untuk mencegah terjadinya kerusakan. Karena debu rumah tangga saja lebih banyak mengandung Quartz (Kuarsa) yang memiliki tingkat kekerasan 7 skala Mohs, hanya menyeka debu dari batu permata Sphene bisa menyebabkan goresan.

Cara terbaik untuk membersihkan batu permata Sphene adalah dengan menggunakan air sabun dan kain yang lembut. Pastikan untuk membilas dengan bersih untuk menghilangkan sisa-sisa residu sabun. Jangan mengekspos Sphene dengan bahan kimia rumah tangga seperti asam dan hindari terkena paparan panas yang berlebihan. Seperti kebanyakan batu permata lainnya, penggunaan pembersih ultrasonik dan pembersih uap (Steam Cleaner) sangat tidak direkomendasikan.

Selalu lepas perhiasan permata sebelum berolahraga, melakukan pekerjaan rumah tangga, atau ketika melakukan aktivitas berat lainnya. Sphene dapat dengan mudah tergores oleh benda keras, sehingga harus disimpan berjauhan dari batu permata lainnya. Cara terbaik menyimpannya adalah dengan cara membungkusnya menggunakan kain yang lembut atau meletakkannya di dalam kotak perhiasan yang berlapis kain.

Privacy - Contact - GIA (Gemological Institute of America)
Kami tidak menerima jual/beli batu permata, kami hanya menyediakan referensi kisaran harga saja
© 2015-2016 HargaBatu.com - Daftar Harga Aneka Macam Jenis Batu Mulia/Permata/Akik (Gemstones) (2,835 item + 83 artikel)