Batu Spinel – Asal, Jenis, dan Perawatannya

Gambar Batu Spinel 01Artikel dibawah ini membahas tentang asal, jenis, dan perawatan batu Spinel. Jika Anda ingin mengetahui kisaran harga batu ini, Anda bisa melihatnya disini: Harga Batu Spinel

Batu Spinel adalah oksida aluminium magnesium yang berkilau yang telah digunakan sebagai batu permata selama berabad-abad. Keindahan batu Spinel telah menyebabkan kekeliruan dikenali sebagai batu Merah Delima (Ruby) dan Safir (Sapphire) di masa lalu. Spinel terbentuk dalam berbagai warna, seperti Rose Pink (merah muda mawar) sampai yang kaya akan merah; lavender sampai ungu tua; biru, oranye, kuning, coklat dan hitam.

Nama “Spinel” diduga berasal dari salah satu kata Latin, “Spina”, yang artinya “Duri”, karena bentuk kristalnya yang runcing, atau berasal dari kata Yunani untuk “Percikan”, mengacu pada warna terangnya. Batu Spinel telah ditambang selama berabad-abad, dan salah satu batu permata Spinel yang paling terkenal dalam sejarah adalah “The Black Prince’s Ruby”. Seperti namanya, batu ini adalah batu permata berwarna merah yang dianggap sebagai Ruby. “The Black Prince’s Ruby” diakuisisi oleh Edward, Pangeran Wales pada tahun 1367.

Gambar Batu Spinel 02

Cara Mengidentifikasi dan Mengenali Batu Spinel:

Batu Spinel memiliki rumus kimia MgAl2O4, dan sering diasumsikan sebagai batu permata lainnya, seperti Ruby dan Sapphire. Namun, batu Spinel dapat dibedakan dari batu permata lainnya melalui struktur kristalnya yang Octahedral (segi delapan) dan refraksi tunggalnya. Selain itu, Spinel memiliki kekerasan yang lebih rendah daripada Ruby dan Sapphire.

Warna batu Spinel yang paling diinginkan adalah merah yang sangat jelas, diikuti dengan biru kobalt, merah muda cerah, dan oranye cerah. Warna pucat seperti lavender harganya cenderung lebih terjangkau. Warna lainnya adalah hitam, ungu-biru, biru kehijauan, keabu-abuan, merah muda pucat, ungu pucat, kuning, dan coklat.

Batu Spinel yang berkualitas seharusnya tidak memiliki inklusi yang terlihat. Inklusi biasanya akan menurunkan nilai Spinel, kecuali jika inklusinya menyebabkan efek bintang (Asterism). Inklusi pada Spinel bisa menyerupai struktur kristal Octahedral (segi delapan) atau sidik jari manusia. Spinel memiliki kemilau indah seperti kaca.

Batu Spinel biasanya tidak melalui proses treatment apapun untuk meningkatkan kualitasnya. Spinel sintetis biasanya diproduksi karena bisa mirip dengan berbagai jenis batu permata lainnya. Kebanyakan Spinel sintetis bisa dipisahkan dengan Spinel yang alami dengan menggunakan magnet. Spinel yang alami memiliki respon lemah sampai menengah terhadap magnet karena kandungan besinya. Beberapa Spinel yang berwarna terang dan oranye diwarnai oleh Chromium, sehingga menyebabkan terjadinya Diamagnetic (ditolak oleh magnet). Selain itu, Spinel alami akan menunjukkan struktur kristal Octahedral (segi delapan).

Ada berbagai nama dagang yang digunakan untuk batu Spinel berdasarkan warnanya, yang meliputi:

  • Flame Spinel: berwarna oranye cerah sampai merah oranye, juga dikenal sebagai “Rubicelle“.
  • Balas Spinel: berwarna merah pucat yang biasanya keliru disebut sebagai “Balas Ruby“.
  • Pleonaste: berwarna hijau tua sampai kehitaman, Spinel buram yang mengandung besi, yang juga disebut sebagai “Ceylonite“.
  • Hercynite: berwarna hijau tua sampai hitam yang mengandung besi.
  • Gahnite: berwarna biru, ungu muda (violet) atau hijau tua sampai kehitaman, juga disebut sebagai “Zinc Spinel“.
  • Gahnospinel: berwarna biru sampai biru tua.
  • Picotite: berwarna kecoklatan, hijau tua atau kehitaman, juga disebut sebagai “Chrome Spinel“.

Gambar Batu Spinel 03

Lokasi Penambangan Batu Spinel:

Di alamnya, batu Spinel terbentuk bersama dengan Ruby dan Sapphire, dan deposit yang paling signifikan telah ditemukan di Cambodia, Myanmar (Burma), Sri Lanka (Ceylon), dan Thailand. Deposit lain juga ditemukan adalah Afghanistan, Australia, Brazil, Madagascar, Nepal, Nigeria, Tadzhikistan, Tanzania, dan United States.

Penggunaannya Sebagai Perhiasan:

Batu Spinel sangat serbaguna karena beragamnya pilihan warna dan tersedianya berbagai ukuran. Batu ini sangat ideal untuk hampir semua jenis perhiasan, seperti cincin, kalung, liontin, gelang, pin rambut, dan ornamen yang indah lainnya. Mereka yang berencana untuk menggunakan batu permata Spinel dalam perhiasannya, pertama yang harus dipertimbangkan adalah memilih warna yang mereka sukai. Pilihan warna batu Spinel sangat luas, mulai dari kuning, oranye, biru, merah, ungu, coklat, hitam dan kemungkinan merah muda. Batu permata Spinel terlihat sama mengesankannya ketika diatur di logam mulia berwarna putih atau kuning, juga bisa dipadukan dengan batu permata berwarna lainnya atau mungkin Diamond (Berlian). Spinel hitam dipadukan dengan Safir putih bisa memberikan kesan lebih sederhana namun dramatis.

Perawatan Batu Spinel:

Kekerasan batu Spinel adalah 8 skala Mohs, membuatnya awet dan tahan lama, yang juga berarti tidak mudah tergores. Untuk membersihkan batu Spinel, cukup gunakan air sabun dan kain yang lembut. Pastikan untuk membilas dengan bersih untuk menghilangkan sisa-sisa residu sabun. Seperti kebanyakan batu permata lainnya, penggunaan pembersih ultrasonik dan pembersih uap (Steam Cleaner) sangat tidak direkomendasikan.

Selalu lepas perhiasan batu permata sebelum berolahraga, melakukan pekerjaan rumah tangga, atau ketika melakukan aktifitas berat lainnya. Simpan perhiasan Spinel berjauhan dengan perhiasan permata lainnya untuk menghindari terjadinya gesekan dan goresan. Simpan dengan cara membungkusnya dengan menggunakan kain yang lembut atau letakkan di dalam kotak perhiasan yang berlapis kain.

Privacy - Contact - GIA (Gemological Institute of America)
Kami tidak menerima jual/beli batu permata, kami hanya menyediakan referensi kisaran harga saja
© 2015-2016 HargaBatu.com - Daftar Harga Aneka Macam Jenis Batu Mulia/Permata/Akik (Gemstones) (2,835 item + 83 artikel)