Batu Star Sapphire – Asal, Jenis, dan Perawatannya

Gambar Batu Star Sapphire 01Artikel dibawah ini membahas tentang asal, jenis, dan perawatan batu Star Sapphire. Jika Anda ingin mengetahui kisaran harga batu ini, Anda bisa melihatnya disini: Harga Batu Star Sapphire

Star Sapphire adalah varietas langka dari batu Sapphire (Safir) yang memiliki Asterism (tanda bintang) yang tergolong langka. Ketika dilihat, tanda bintang 6 akan terlihat melayang di permukaan batu. Efek terbaiknya bisa dilihat pada sorot cahaya langsung, dan ketika dimiringkan atau diputar dari sudut yang berbeda. Batu Star Sapphire memiliki inklusi seperti jarum kecil. Jarum sejajar yang saling berpotongan dari berbagai sudut menghasilkan fenomena langka yang kemudian dikenal sebagai Asterism.

Sapphire adalah anggota dari keluarga Corundum dan berkaitan erat dengan Ruby (Merah Delima); varian Corundum yang berwarna merah muda sampai merah. Semua Corundum memiliki tingkat kekerasan 9 skala Mohs, menjadikannya bahan yang paling keras kedua di dunia setelah Diamond (Berlian). Nama “Corundum” berasal dari bahasa Sanskerta “Kuruvindam” yang artinya “Ruby Sapphire”, sedangkan istilah “Sapphire” berasal dari bahasa Persia “Safir”, yang aslinya berasal dari bahasa Yunani untuk kata “Biru”.

Gambar Batu Star Sapphire 02

Cara Mengidentifikasi dan Mengenali Batu Star Sapphire:

Batu Star Sapphire bisa dibedakan dengan bentuk lain dari batu Sapphire melalui fenomena Asterism-nya yang unik. Efek bintang 6 terlihat jelas di bawah cahaya alami, tetapi juga bisa dilihat menggunakan sumber cahaya yang kuat, misalnya menggunakan senter. Batu ini tidak memiliki Cleavage (kecenderungan kristal untuk pecah terbelah mengikuti struktur kristalnya) dan memiliki tingkat kekerasan 9 skala Mohs. Batu Star Sapphire memiliki rumus kimia Al2O3, bentuk kristalnya Trigonal, indeks bias 1,762 sampai 1,778, dan densitasnya 3,95 sampai 4,03.

Warna batu Star Sapphire berkisar mulai dari biru, merah muda, oranye, kuning, hijau, lavender, abu-abu, dan hitam. Agen pewarna untuk yang berwarna biru adalah besi dan titanium, sementara yang berwarna violet (ungu muda) sampai ungu adalah vanadium. Sejumlah kecil besi bisa menghasilkan warna yang lebih kuning dan kehijauan, sedangkan Chromium menghasilkan warna merah muda sampai merah. Besi dan vanadium menghasilkan warna emas sampai oranye. Warna yang paling diinginkan adalah warna biru yang hidup dan intens. Batu Star Sapphire yang berasal dari Thailand terkenal memiliki bintang berwarna emas.

Batu Star Sapphire biasanya buram tidak tembus cahaya. Beberapa spesimen mungkin bisa menunjukkan sedikit tembus cahaya. Inklusi rutil seperti jarum yang membentuk bintang pada batu Star Sapphire menghasilkan kemilau seperti kaca yang lembut saat dipotong dan dipoles dengan baik.

Batu Star Sapphire biasanya dipotong cabochon, biasanya dengan kubah yang sangat tinggi untuk memaksimalkan efek bintang diinginkan.

Treatment yang paling umum digunakan untuk batu Star Sapphire adalah treatment Heated, yaitu memanaskan batu pada suhu yang tinggi untuk meningkatkan warna dan kejelasannya. Treatment ini biasanya dilakukan pada batu mulia jenis Sapphire, Ruby, Tanzanite, Apatite dan Zircon biru. Umumnya, treatment Heated dilakukan sebelum batu tersebut dipotong, batu dipanaskan terlebih dahulu pada suhu antara 1700 sampai 1800 derajat Celcius (3100-3300 derajat F) selama beberapa jam. Treatment pemanasan ini biasanya sering kali berhasil meningkatkan warna dan kejelasannya. Toko permata terkemuka pasti selalu mengungkapkan apakah batu yang dijualnya telah melalui treatment atau tidak.

Batu Star Sapphire kadang juga menggunakan Treatment Diffused, yaitu treatment yang melibatkan pemanasan batu permata menggunakan satu atau beberapa bahan kimia, yang akan berdampak pada permukaan batu (Surface Diffusion) atau bahkan sampai menembus kisi-kisi kristal (Lattice Diffusion). Banyak batu jenis Star Sapphire yang menggunakan treatment ini untuk meningkatkan efek Star atau bintangnya. Star Sapphire yang dipanaskan menggunakan titanium akan menghasilkan bintang yang terlihat sedikit berbeda.

Gambar Batu Star Sapphire 03

Lokasi Penambangan Batu Star Sapphire:

Deposit batu Star Sapphire yang paling penting ada di Australia, Myanmar (Burma), Sri Lanka, dan Thailand. Sumber signifikan lainnya juga ada di Brazil, Cambodia, China, Kenya, Madagascar, Malawi, Nigeria, Pakistan, Rwanda, Tanzania, United States (Montana), Vietnam, dan Zimbabwe.

Penggunaannya Sebagai Perhiasan:

Pada zaman kuno, batu Star Sapphire dianggap sebagai jimat kuat yang membantu penjelajah dan membimbing dalam mencari apapun. Batu Star Sapphire adalah salah satu bahan yang paling tahan lama dan dapat dipakai sehari-hari di hampir setiap aplikasi perhiasan batu permata termasuk cincin harian, anting-anting, kalung, gelang, liontin, pin, dan bros. Batu Star Sapphire ideal untuk perhiasan yang desainnya memungkinkan terkena cahaya langsung, seperti cincin cabochon. Ketika dipakai sebagai anting-anting, permata Star Sapphire tidak bisa menerima cahaya yang cukup untuk menampilkan efek bintang enam-nya. Batu Star Sapphire jarang tersedia dalam ukuran besar, sehingga sebagian besar perhiasan hanya akan menggunakan batu-batu kecil saja. Namun, beberapa Star Sapphire yang berwarna hitam bisa ditemukan dalam ukuran besar dan batu ini sempurna untuk cincin dan liontin. Batu Star Sapphire yang berwarna hitam dan biru sangat populer untuk perhiasan laki-laki.

Perawatan Batu Star Sapphire:

Batu Star Sapphire biasanya sangat tahan lama dan dianggap sebagai salah satu bahan yang paling keras di bumi, hanya lebih lunak daripada Diamond (Berlian). tidak memiliki Cleavage (kecenderungan kristal untuk pecah terbelah mengikuti struktur kristalnya) membuatnya cukup tahan terhadap kerusakan.

Batu Star Sapphire yang melalui proses treatment Fracture Filled (celah atau retakan-retakan kecil pada permukaan batu telah diisi, biasanya dengan minyak, lilin, kaca, epoxy, dan boraks untuk meningkatkan warnanya. Treatment ini biasanya dilakukan pada batu permata jenis Emerald, Aquamarine, Ruby, Sapphire, Peridot, dan Turquoise) biasanya tidak tahan lama seperti yang tanpa treatment. Batu yang yang telah melalui treatment seperti ini tidak dianjurkan untuk dipotong ulang atau dipoles ulang. Batu yang menggunakan treatment Diffused menggunakan Beryllium mungkin memerlukan perawatan khusus tergantung seberapa bagus proses difusi yang telah dilalui batu tersebut.

Batu Star Sapphire bisa rapuh, sehingga harus berhati-hati ketika memotong ulang dan ketika mengaturnya dengan perhiasan.

Untuk membersihkannya, cara yang terbaik adalah menggunakan air hangat, sabun biasa, dan kain yang lembut. Seperti halnya kebanyakan batu permata lainnya, hindari membersihkan menggunakan pembersih ultrasonik dan pembersih uap (Steam Cleaner), terutama pada Star Sapphire yang menggunakan treatment Fracture Filled; karena getaran dan panasnya bisa merusak batu.

Selalu lepas perhiasan batu permata sebelum berolahraga, melakukan pekerjan rumah tangga, atau ketika melakukan aktivitas berat lainnya. Jangan mengeksposnya dengan asam dan simpan berjauhan dari batu permata lainnya untuk menghindari goresan karena gesekan. Cara terbaik menyimpannya adalah dengan membungkusnya menggunakan kain yang lembut atau letakkan di dalam kotak perhiasan yang berlapis kain.

Privacy - Contact - GIA (Gemological Institute of America)
Kami tidak menerima jual/beli batu permata, kami hanya menyediakan referensi kisaran harga saja
© 2015-2016 HargaBatu.com - Daftar Harga Aneka Macam Jenis Batu Mulia/Permata/Akik (Gemstones) (2,835 item + 83 artikel)